Dua Korban Kecelakaan Simpang Renggam Penerima Pertama PERLINDUNGAN 24 Jam
KUALA LUMPUR, 2 Juni (Bernama) — Dua pengendara yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan maut di Simpang Renggam, Johor menjadi orang pertama yang menerima santunan Skema Kecelakaan Kerja Non Bencana (SKBBK) atau PERLINDUNGAN 24 Jam yang mulai berlaku kemarin.
Organisasi Jaminan Sosial (Socso) dalam pernyataan hari ini menginformasikan bahwa Husnizam Hisamudin, 43, dan Muhammad Amirul Hazim Misnon, 22, adalah kontributor aktif berdasarkan Undang-undang 4 yang memberikan hak kepada mereka untuk menerima pembayaran cuti sakit dan tunjangan cacat tetap berdasarkan skema tersebut.
Chief Executive Officer Perkeso Group Datuk Seri Dr Mohammed Azman Aziz Mohammed mengatakan Husnizam, yang mengalami cedera di bahu dan tangan, sedangkan Muhammad Amirul terluka di mulut, memenuhi syarat untuk menerima perawatan implan, peralatan rehabilitasi, dan rehabilitasi tanpa batas sesuai kebutuhan.
“Banyak masyarakat yang memahami bahwa SOCSO memberikan perlindungan terhadap kecelakaan kerja atau saat bertugas. Namun melalui LINDUNG 24 Jam, perlindungan sosial diperluas hingga kecelakaan yang terjadi di luar lingkup pekerjaan, termasuk pada hari libur.
“Tragedi ini membuktikan bahwa bencana bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu dan lokasi. PERLINDUNGAN 24 Jam memastikan para penyumbang dan keluarganya tetap mendapatkan perlindungan yang layak ketika menghadapi kesulitan,” ujarnya.
Kemarin, Menteri Sumber Daya Manusia Datuk Seri R. Ramanan mengatakan skema PERLINDUNGAN 24 Jam yang diperkenalkan melalui amandemen Undang-Undang Jaminan Sosial Pekerja tahun 1969 memberikan jaring pengaman sosial yang lebih luas di Malaysia, termasuk selama hari libur dan hari libur nasional.
Selain itu, Mohammed Azman mengatakan, keluarga terdekat dari tiga korban kecelakaan yang meninggal juga berhak menerima tunjangan berdasarkan Undang-Undang Jaminan Sosial Pekerja 1969 (Perlindungan Pekerja).
Dikatakannya, Pasukan Perkeso Prihatin segera dikerahkan untuk mengecek informasi seluruh korban dan melakukan kunjungan untuk segera menyalurkan bantuan PERLINDUNGAN 24 jam.
Meski kecelakaan terjadi di luar jam kerja, dia mengatakan keluarga korban tetap dilindungi Sokeso berdasarkan kualifikasinya masing-masing.
LINDUNG 24 Jam diperluas tanpa mengira waktu, lokasi
Sementara itu, Mohammed Azman mengatakan penerapan PERLINDUNGAN 24 Jam yang diperluas tanpa memandang waktu dan lokasi memastikan Tertanggung yang tertimpa musibah di luar jam kerja sebenarnya mendapatkan pembelaan yang sesuai sehingga menutup kesenjangan sebelumnya.
Melalui pernyataan yang sama, Mohammed Azman mewakili Sokeso menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mereka dalam menghadapi kehilangan orang yang mereka cintai.
“Hal ini membuktikan bahwa setiap kontribusi yang diberikan para kontributor Perkeso tidak pernah sia-sia, akan digunakan untuk membantu sesama ketika terjadi bencana.
“Inilah tujuan utama Sokeso memperkenalkan inisiatif PERLINDUNGAN 24 Jam. Kami ingin memberikan jaring pengaman sosial yang berkelanjutan dan utuh ketika terjadi bencana yang tidak terduga,” ujarnya.
Kemarin, polisi memastikan empat orang termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas dalam kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Johor Bahru-Ayer Hitam, Simpang Renggam.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.