Abu Naik Lebih 2 Kilometer Susulan Letusan Gunung Kanlaon

Filipina — Gunung berapi Kanlaon di provinsi Negros, Filipina dilaporkan meletus pada Kamis malam/

Berdasarkan laporan Astro Awani, letusan tersebut menghasilkan kepulan abu setinggi sekitar 2.000 meter.

Gumpalan tersebut diklaim terlihat dari jarak lebih dari lima mil.

Badan pemantau gunung berapi Filipina, PHIVOLCS, mengatakan kejadian tersebut dimulai sekitar pukul 16.38 waktu setempat.

Aliran piroklastik ditemui

Dalam keterangan resminya, lembaga tersebut membenarkan adanya aliran piroklastik sejauh satu kilometer.

Aliran tersebut bergerak dari puncak ke arah Barat Daya.

Menyusul perkembangan tersebut, pemerintah setempat melaksanakan evakuasi warga dari Zona Bahaya Permanen.

Daerah yang terkena dampak mencakup radius empat kilometer dari kawah utama.

Peringatan risiko kesehatan

Badan tersebut juga memperingatkan tentang risiko kesehatan akibat hujan abu.

Diketahui, abu tebal berpotensi mengganggu sistem pernapasan dan membatasi jarak pandang.

Gumpalan debu vulkanik dilaporkan terlihat jelas dari beberapa kota terdekat.

Diperkirakan aliran lahar dari letusan Gunung Kanlaon jika terjadi hujan

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran menyusul perkiraan akan turunnya hujan pada hari yang sama.

Walikota Kanlaon, Jose Chubasco Cardenas, menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan terjadinya aliran lahar.

Kata dia, situasi bisa bertambah parah jika hujan deras terjadi pada malam hari.

Yang mengkhawatirkan, jika malam ini turun hujan, kemungkinan terjadi aliran lahar, ujarnya, mengutip perbincangan dengan salah satu stasiun radio lokal.

Seperti diketahui, Gunun Kanlaon merupakan salah satu dari 24 gunung berapi di Filipina yang masih aktif.

Aktivitas gunung tersebut dilaporkan meningkat sejak akhir tahun 2025.

Hal ini termasuk ledakan skala kecil serta keluarnya asap panas.

Letusan terbaru terjadi setelah beberapa gempa kecil tercatat beberapa hari sebelumnya.

PHIVOLCS mempertahankan Peringatan Tahan 2 untuk gunung tersebut.

Status tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas dan risiko letusan susulan.

Warga sekitar diimbau menaati instruksi pihak berwenang.

Mereka juga diimbau untuk menjauhi zona terlarang dan memakai masker N95 saat terjadi hujan abu.

Berita Terkini

Berita Terbaru

Daftar Terbaru

News

Jasa Impor China

Berita Terbaru

Flash News

RuangJP

Pemilu

Berita Terkini

Prediksi Bola

Technology

Otomotif

Berita Terbaru

Teknologi

Berita terkini

Berita Pemilu

Berita Teknologi

Hiburan

master Slote

Berita Terkini

Pendidikan

Resep

Jasa Backlink

Slot gacor terpercaya

Anime Batch

Similar Posts