KUNDASANG, 13 Mei (Bernama) — Tengku Mahkota Pahang Tengku Hassanal Ibrahim Alam Shah Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan rombongan berhasil ‘menangkap’ puncak Gunung Kinabalu, pukul 08.45 hari ini.

Asisten Manajer Taman, Unit Penyelamatan dan Krisis, Divisi Operasi dan Penegakan Taman Sabah Julaimin Kamin mengatakan Tengku Hassanal dan rombongan mulai pendakian pada pukul 03.07 setelah tiba di Panalaban pada pukul 15.45 kemarin.

“Yang Mulia tiba di pos pemeriksaan Sayat-Sayat pada pukul 5.05 pagi sebelum melanjutkan pendakian di Kilometer 8.5 pada pukul 6.37 pagi dan tiba di puncak Kinabalu bersama rombongan pada pukul 8.45 pagi,” katanya kepada Bernama.

Julaimin mengatakan, kondisi cuaca selama pendakian sangat baik sekitar 9,0 Celcius dan proses pendakian berjalan aman dan lancar.

Kredit: Julaimin Kamin Via Bernama

Ia mengatakan Tengku Hassanal dan rombongan menghabiskan waktu hampir satu jam di puncak Kinabalu sebelum turun kembali ke Panalaban pada pukul 09.30.

Kemarin, Tengku Hassanal memimpin rombongan pendakian ke puncak Gunung Kinabalu bersamaan dengan Ekspedisi Mahkota Kalimantan selama tiga hari yang berakhir hari ini.

Pendakian dimulai dari Pondok Timpohon pada pukul 08.05 kemarin sebelum Yang Mulia dan rombongan tiba di area akomodasi di Panalaban pada pukul 15.45.

Di sepanjang jalur pendakian terdapat tujuh pondok peristirahatan bagi pendaki untuk beristirahat, yaitu Pondok Kandis, Ubah, Lowii, Mempening, Layang-Layang, Paka dan Waras.

Gunung Kinabalu yang memiliki ketinggian 4.095,2 meter di atas permukaan laut merupakan gunung tertinggi di Malaysia dan terletak di kawasan Taman Kinabalu seluas 754 kilometer persegi.

Taman Kinabalu yang diresmikan pada tahun 1964 berfungsi sebagai kawasan konservasi keanekaragaman hayati dan merupakan Situs Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pertama di negara tersebut.

Kini, Taman Kinabalu juga diakui sebagai kawasan inti dalam UNESCO Kinabalu Global Geopark (KUGGp) yang luasnya 4.750 kilometer persegi meliputi Kota Belud, Kota Marudu dan sebagian Ranau.

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Similar Posts